PENGUKURAN AC/DC
Mengukur Tegangan DC Menggunakan Multimeter
Dalam mengukur DCV, posisi kabel probe warna merah diletakkan pada titik positif (+) dari sumber tegangan yang akan diukur, kabel probe warna hitam diletakkan pada titik negatif (-).
Jadi hasil pengukuran tegangan DC tersebut adalah 2,2V.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat skema dan penempatan selektor batas ukur multimeter untuk mengukur tegangan DC seperti pada gambar berikut.
Untuk membaca tegangan DC hasil pengukuran maka perlu dilihat batas ukur yang digunakan, kemudian di baca penunjukan jarum multimeter sesuai batas ukur yang digunakan.
Mengukur Tegangan AC Menggunakan Multimeter
Untuk mengukur Tegangan Arus Bolak Balik (ACV) posisi kabel probe boleh bolak balik, karena pada ACV setiap detik terjadi 50 x perubahan kutub positip menjadi kutub negatip dan sebaliknya.
Jadi hasil pengukuran tegangan AC tersebut adalah 220V.
Hal yang perlu diperhatikan dalam mengukur tegangan adalah posisi saklar jangkauan ukur dan batas ukur (range). Jika akan mengukur 220 ACV, saklar jangkauan ukur harus berada pada posisi ACV, dan batas ukur (range) pada angka 250 ACV. Hal yang sama berlaku untuk pengukuran tegangan DC (DCV).